6 Cara Memanfaatkan Kayu Manis untuk Kesehatan

Loading...

manfaat kayu manis

Cinnamon (kayu manis) memiliki nama latin Cinnamomum velum atau C. cassia telah lama dianggap sebagai makanan ajaib dalam berbagai kebudayaan. Rasanya yang agak pedas, manis, hangat dan wangi ternyata memiliki berbagai khasiat untuk pengobatan.

Kayu manis mengandung komponen minyak aktif, seperti cinnamaldehyde, cinnamyl asetat, kalsium oksalat, tannin dan cinnamyl alcohol yang menyehatkan. Kayu manis memiliki efek teraupetik (penyembuhan) pada penyakit tertentu, seperti masalah pencernaan dan pilek.

Berbagai penelitian membuktikan kayu manis benar-benar dapat memerangi penyakit, seperti diabetes, resiko stroke, maag, dan mencegah pertumbuhan kanker.

Berikut adalah 6 cara memperlakukan kayu manis agar mendapatkan manfaat kesehatan kayu manis secara maksimal.

1. Penyimpanan

Kayu manis tersedia dalam bentuk batang dan bubuk yang harus disimpan dengan cara yang benar. Penyimpanan ini harus dilakukan dengan benar agar Anda mendapatkan manfaat terbaik dari kayu manis.

Simpan kayu manis dalam wadah kaca yang tertutup rapat di tempat yang sejuk dan gelap. Bubuk kayu manis dapat awet selama enam bulan, sementara kayu manis batangan dapat bertahan hingga satu tahun.

READ:  Kenali si Pembohong Patologis, Apakah Teman Anda Salah Satunya?

Keawetan kayu manis dapat diperpanjang dengan cara disimpan di lemari pendingin. Jangan lupa simpan dalam wadah tertutup sebelum dimasukkan ke kulkas.

Kayu manis yang segar memiliki bau manis yang khas. Pastikan persediaan kayu manis Anda masih dalam keadaan segar.

2. Kayu manis organik

Pastikan kayu manis yang Anda beli bukan kayu manis yang sudah diradiasi untuk diawetkan.

Radiasi (penyinaran) pada kayu manis mengakibatkan penurunan kadar vitamin C dan karotenoid yang terkandung dalam kayu manis.

3. Konsumsi 1-6 gram kayu manis sehari

1-6 gram setara dengan ½ – 1 sendok teh kayu manis bubuk. Anda dapat mengkonsumsi kayu manis dengan cara ditaburkan di atas makanan atau minuman.

Minyak kayu manis dapat menghangatkan minuman dan mengurangi gejala flu. Kayu manis dapat melawan virus, seperti virus influenza.

Cobalah tambahkan 1-2 sendok teh bubuk kayu manis ke dalam secangkir teh hijau hangat Anda, dan tambahkan perasan lemon untuk memerangi infeksi pernapasan.

Atau Anda dapat juga menaburkan kayu manis di atas jus nanas dan jadikan sebagai sarapan pagi Anda.

READ:  Adakah Manfaat Tidur Tanpa Mengenakan Pakaian?

Batang kayu manis dapat juga ditambahkan ke dalam sup atau bubur kacang hijau sehingga sup atau bubur Anda terasa lebih hangat.

4. Konsumsi setelah makan

Kayu manis dapat membantu melancarkan pencernaan. Jika Anda sering mengalami gejala mulas setelah makan, kayu manis dapat merangsang sistem pencernaan yang lemah. Cobalah teh kayu manis tanpa gula setelah makan.

Beberapa penelitian menyebutkan kayu manis dapat membantu mengurangi kadar gula darah dan mengurangi resiko diabetes.

5. Mengaromai kayu manis

Wangi kayu manis dapat meningkatkan fungsi kognitif otak. Mengunyah permen karet beraroma kayu manis memiliki dampak merangsang fungsi otak.

Anda dapat sesekali mengaromai kayu manis bila Anda sedang merasa tertekan atau stress. 

Kayu manis ini bisa juga Anda jadikan sebagai campuran lulur mandi. Khasiatnya untuk menghaluskan kulit. Para putri keraton Jogjakarta menjadikan kayu manis sebagai salah satu campuran andalan lulur mandi.

6. Konsumsi sesuai takaran

Jangan pernah mengkonsumsi kayu manis melebihi jumlah yang disarankan, ketika Anda akan dioperasi dan jika Anda memiliki gangguan darah. Mengkonsumsi kayu manis dalam jumlah berlebihan dapat mengurangi kadar trombosit dalam darah.

READ:  Aneka Manfaat Kayu Manis untuk Kesehatan

(foto: sifascorner.com)