Cara Memilih Makanan Bayi

Loading...

memilih makanan bayiBagi anda yang memiliki bayi berusia dari 0 hingga 24 bulan memang kadang merasa kebingungan dan agak sedikit ragu dalam memilih makanan bayi yang tepat bagi buah hati anda.

Usia bayi ini adalah usia keemasan di mana semua hal yang berhubungan dengan bayi haruslah yang terbaik yang bisa berpengaruh pada kebaikan dan kesempurnaan pertumbuhan bayi.

Termasuk masalah asupan makanan dan nutrisi tepat yang dapat memicu pertumbuhan dan perkembangan bayi dengan sempurna.

Selain itu, pemberian makanan pada bayi tentu juga harus disesuaikan dengan tingkatan umurnya karena sudah pasti tidak akan bisa disamakan makanan bayi usia 6 bulan dan makanan bayi usia 2 tahun.

Untuk itu ada 4 tahapan pemberian makanan bayi yang bisa dijadikan pedoman, yaitu:

1. Untuk bayi umur 0 – 6 bulan

Makanan bayi yang diberikan hanyalah ASI. Alangkah baiknya jika si ibu bisa memberikan kolostrum untuk pertama kali.

Kolostrum yadalah ASI yang keluar pada hari pertama, berwarna kental kekuningan, karena mengandung sangat banyak gizi dan sangat baik bagi sistem kekebalan tubuh bayi.

READ:  4 Aturan Mengemil untuk Anak Anda

Untuk ASI sebaiknya diberikan secara ekslusif hingga bayi berusia 6 bulan, tanpa ada campuran bahan makanan apapun termasuk air putih.

2. Untuk bayi umur 6 – 9 bulan

Pemberian ASI tetap diteruskan hingga bayi 2 tahun. Anda dapat mulai menambahkan makanan pendamping ASI yaitu yang bertekstur halus seperti bubur susu, bubur biskuit ditambah susu, bubur pisang dan pepaya yang dilumat halus dan ditsambah air putih.

Makanan bayi cukup diberikan sedikit demi sedikit dan  maksimal 2 kali sehari karena bayi masih berusaha menyesuaikan pencernaannya.

3. Untuk bayi umur 9 – 12 bulan

Makanan diberikan selain ASI yang masih terus dilanjutkan adalah makanan lumat. Contohnya nasi tim, sudah tidak terlalu halus seperti bubur lagi dan bisa diberikan dua kali sehari.

Mulai ditambahkan pula kandungan lemak seperti lauk dan sayuran, dan nutrisi lain seperti santan dan margarin yang bisa juga menambah rasa enak pada makanan bayi. Namun harap diingat bahwa pada usia ini sudah bisa diberikan antara 6 sampai 9 sendok makan porsi tim atau makanan lumat.

READ:  Saat Anak Mengambil Keputusan Kontra dengan Anda

Kemudian juga mulai diperhatikan makanan selingan atau camilan, karena perut bayi sudah mulai merasa lapar dan terbiasa dengan makanan. Anda bisa menambahkan menu bubur kacang ijo, buah-buahan dan biskuit yang sudah bisa digigit sendiri, khususnya biskuit bayi.

4. Untuk bayi umur 12 – 24 bulan

ASI juga masih dilanjutkan hingga umur 2 tahun, namun pada saat ini, ASI sudah mulai berkurang,sehingga asupan gizi anak juga harus menjadi lebih baik dan bernutrisi tinggi.

Berikan makanan paling tidak 3 kali sehari dengan porsi yang sudah bisa ditakar lebih kurang setengah porsi orang dewasa, dan jangan lupa untuk selalu memberikan makanan selingan seperti buah dan camilan sehat lainnya.

Variasi makanan pun sudah bisa disamakan dengan orang dewasa. Hanya saja perlu diperhatikan beberapa hal penting misalnya kadar dan jumlah cabe pedas yang mungkin anak-anak tidak kuat memakannya.

Padanan bahan makanan juga harus seimbang, mulai dari asupan protein, lemak, karbohidrat, vitamin seperti kombinasi empat sehat lima sempurna. Sayur-sayuran dan buah-buahan adalah hal yang wajib bagi anak bayi, karena vitamin sangat baik dalam pertumbuhan dan pencernaan anak.

READ:  6 Tips Memilih Tema Pesta Anak

**

Demikianlah cara memilih makanan bayi berdasarkan tingkatan umurnya. Jika anak sudah mencapai usia 2 tahun, anda mulai bisa perlahan menjalani proses menyapih ASI agar anak mulai belajar lepas dan mandiri.

Jangan lakukan secara mendadak, lakukan perlahan dengan cara mengurangi sedikit demi sedikit frekuensi menyusu anak. Semoga bermanfaat.

(foto: bacasitus.blogspot.com)