Apa Yang Dimaksud Dengan Kehamilan Beresiko Tinggi?

Loading...

Kehamilan Beresiko TinggiUsia Ibu merupakan salah satu faktor penyebab kehamilan beresiko tinggi

Kehamilan yang beresiko tinggi adalah proses dimana kehamilan membahayakan kondisi kesehatan ibu atau calon anak yang sedang dikandung. Perawatan medis selama kehamilan yang baik merupakan hal yang penting bagi seorang wanita untuk mencegah terjadinya komplikasi.

Simak artikel berikut yang dikutip dari OnlyMyHealth yang akan menguraikan apa saja yang menjadi faktor penyebab tingginya resiko kehamilan yang membahayakan ibu dan calon anak.

Faktor Penyebab Tingginya Resiko Kehamilan

Tidak bisa dipungkiri bahwa memang banyak faktor yang menyebabkan wanita menghadapi resiko kehamilan yang tinggi. Masalah kesehatan juga dapat terjadi justru pada saat seorang wanita sedang hamil. Beberapa faktor penyebab tingginya resiko kehamilan adalah:

1. Usia ibu.
2. Kekurangan maupun kelebihan berat badan.
3. Pernah terjadi masalah pada kehamilan sebelumnya.
4. Menderita diabetes, HIV ataupun tekanan darah tinggi.

Kondisi Penyebab Tingginya Resiko Gangguan Kesehatan Pada Saat Hamil

Ada beberapa kondisi medis yang mengukur kemungkinan seorang wanita untuk memiliki kehamilan beresiko tinggi. Beberapa kondisi medis tersebut, antara lain:

READ:  Bagaimana Memilih Makanan Tepat Saat Hamil

Preeklamsia dan Eklampsia:
Preeklamsia mengacu pada sindrom yang mencakup protein urin, tekanan darah tinggi dan perubahan dalam kadar enzim hati pada saat kehamilan. Kondisi ini dapat mempengaruhi ginjal ibu, otak dan hati. Kondisi ini harus diobati setelah didiagnosis, karena dapat menimbulkan komplikasi jika tidak ditangani sesegera mungkin. Eklampsia merupakan bentuk yang lebih parah dari preeklampsia yang dapat menyebabkan koma dan kejang pada ibu.

Diabetes Gestational:
Diabetes tipe ini hanya terjadi pada wanita hamil. Jika seorang wanita menderita diabetes gestasional, dia harus memastikan untuk segera melakukan perawatan sebelum kehamilannya terganggu.

HIV / AIDS:
Ini dapat membunuh sel-sel dari sistem kekebalan tubuh, sehingga menghancurkan kemampuan tubuh untuk melawan beberapa jenis kanker dan infeksi. Perempuan dapat mentransfer HIV ke bayi mereka (menurunkan penyakit) setelah melahirkan atau saat menyusui, meskipun ada cara di mana transmisi HIV ibu-ke-bayi dapat dicegah.

Kelahiran Prematur:
Ini adalah jenis persalinan yang terjadi sebelum waktunya. Dikarenakan bayi yang tak dapat tumbuh sempurna dan tidak dapat hidup di luar rahim. Untuk memastikan bahwa seorang wanita tidak akan mengalami komplikasi seperti itu, maka biasanya dokter akan mempertimbangkan untuk segera melakukan persalinan.

READ:  Tips Memilih Produk Jerawat Selama Kehamilan

(photo: whatafy.com)