Kebiasaan Buruk yang Dapat Merusak Gigi

Loading...

kebiasaan buruk perusak gigiGigi adalah salah satu alat indra yang penting untuk tubuh Anda. Untuk beberapa orang, menjaga kekuatan gigi cukup dengan membersihkannya setiap hari atau dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung kalsium untuk tetap membuatnya tetap sehat.

Namun, apakah hanya dengan cara tersebut gigi Anda akan tetap sehat?

Sebenarnya ada beberapa hal yang perlu disadari mengenai kebiasaan Anda menggunakan gigi untuk melakukan beberapa hal.

Anda mungkin menggunakannya dengan cara yang salah. Hal ini bisa saja dimulai dari kebiasaan yang tanpa disadari Anda kerap dilakukan.

Untuk itu, berikut informasi mengenai beberapa kebiasaan yang mungkin tanpa Anda sadari akan merusak kekuatan gigi Anda.

Mengunyah Es Batu

Es batu, apa yang salah dengan mengunyah es batu? Kebanyakan orang berpikir, mengunyah es batu tidak akan berbahaya untuk Anda karena es batu tidak memiliki rasa manis yang dapat merusak gigi Anda.

Namun pada kenyataannya, mengunyah es batu dapat merusak gigi Anda.

Saat Anda mengunyah es batu akan mengiritasi jaringan lunak dalam gigi, maka secara tidak langsung akan membuat gigi terasa sakit. Perlu juga Anda ketahui, mengunyah makanan dalam keadaan terlalu dingin atau terlalu panas dapat merusak gigi.

READ:  Manfaat Buah dan Daun Sirsak Bagi Kesehatan

Botol / Dot

Memberikan bayi botol jus atau botol yang berisi susu saat tidur akan merusak dan membuat gigi bayi Anda busuk secara perlahan.

Ini juga dapat membuat bayi Anda menjadi terbiasa menggunakan botol untuk membantunya lebih mudah tertidur. Saat Anda tidak memberikannya, bayi Anda akan mulai rewel dan menangis.

Tindikan

Tindikan di lidah mungkin menjadi tren saat ini, tetapi menggigit percing yang terbuat dari logam bisa memecahkan dan merusak gigi Anda.

Selain tindikan lidah, tindikan di bibir juga dapat menimbulkan resiko yang sama. Ketika logam menyentuh gusi, maka dapat menyebabkan kerusakan gusi yang akan menyebabkan hilangnya tempat gigi “berpegangan”.

Mulut juga merupakan sumber bagi bakteri, sehingga tindikan meningkatkan resiko infeksi dan luka. Diskusikan resiko kesehatan dengan dokter gigi Anda terlebih dahulu sebelum menggunakan tindik.

Permen

Semua makanan yang memiliki rasa manis dapat menjadi penyebab utama kerusakan gigi, seperti permen jelly yang akan menempel di gigi saat Anda makan sehingga menyebabkan gula dan asam akan melengket selama berjam-jam pada gigi Anda.

READ:  Makanan Tak Terduga Penyebab Bau Mulut

Minuman Bersoda

Permen tidak sendirian menjadi salah satu penyebab rusaknya gigi, minuman bersoda pun termasuk di dalamnya. Minuman bersoda memiliki kandungan gula lebih banyak dari permen yaitu 11 sendok teh per porsinya.

Selain itu minuman bersoda juga mengandung fosfat dan sitrat asam, yang akan menggerogoti enamel gigi.

Membuka Benda Keras

Membuka tutup botol atau kemasan plastik dengan gigi Anda mungkin terlihat lebih mudah, tapi ini adalah salah satu kebiasaan yang membuat dokter gigi menyarankan Anda untuk menghindarinya.

Menggunakan gigi sebagai alat pembuka berpotensi menyebabkan gigi retak.  Sebaiknya gunakan gunting atau pembuka botol.

Keripik

Keripik umumnya memiliki tekstur yang keras dan renyah. Tidak jarang saat Anda mengunyah, sisa dari keripik akan terjebak pada sela gigi sehingga keripik yang terjebak secara tidak langsung akan menjadi plak yang nantinya akan berubah menjadi asam.

Asam ini bisa menyerang gigi selama 20 menit berikutnya bahkan lebih lama jika makanan yang terjebak di antara gigi atau makanan ringan tidak dikeluarkan.

Pertimbangkan flossing setelah makan sebungkus keripik atau makanan bertepung lain yang cenderung terjebak dalam gigi.  Menggunakan flossing (benang gigi) dapat mengeluarkan makanan yang terjebak di antara sela-sela gigi yang tidak terjangkau oleh sikat gigi.

READ:  Inilah 3 Efek Buruk Sering Minum Air Dingin

Kopi

Warna gelap dari kopi dan tingkat keasamannya dapat menyebabkan gigi menjadi menguning dari waktu ke waktu. Untungnya, salah satu cara yang dapat Anda lakukan saat ini untuk menghilangkan noda tersebut dengan metode pemutihan (bleaching).

**

Ingat, gigi hanya digunakan untuk mencerna makanan bukan digunakan untuk lainnya. Karena itu hindari kebiasaan yang akan merusak kesehatan gigi. Untuk menjaga gigi tetap sehat, lakukan pemeriksaan ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali.

(foto: mausehat.com)