Daya Ingat Menurun? Waspadai Penyakit Ini!

Loading...

expresi-mudah-lupaAnda merasa diri Anda mudah melupakan sesuatu, misalnya lupa tentang apa yang ingin Anda bicarakan atau lupa menaruh benda yang Anda gunakan yang kadang disertai dengan rasa pusing?

Seringkali penderita gangguan mudah lupa menganggap enteng hal tersebut dan hanya menganggap lupa sebagai kebiasaan buruk yang berasal dari kecerobohan dan kelalaian semata.

Padahal, mudah lupa bisa jadi merupakan gejala dari beberapa penyakit yang menyerang daya ingat Anda. Apa saja penyakit tersebut?

Mari simak penjelasan di bawah ini:

1. Alzheimer

Alzheimer adalah penyakit yang menyerang sel batang otak yang mengakibatkan otak sulit menerima transmisi sinyal sehingga terjadi kesalahan dalam penerjemahan tingkah laku.

Penderita penyakit Alzheimer akan kehilangan kemampuan kognitif dan memori sehingga mereka akan kehilangan kemampuan berbahasa dan emosional.

Para penderita Alzheimer akan kehilangan seluruh kemampuan intelektualnya, kemampuan bersosialiasi bahkan kemampuan berbicara. Semakin tua umur seseorang maka semakin besar resiko mereka mengalami penyakit Alzheimer.

2. Hipertensi

Rata-rata tekanan darah normal manusia berada pada angka 120/80 mmHG. Tetapi cenderung menurun saat tertidur dan meningkat saat beraktifitas atau berolahraga.

READ:  Bagaimana Menyiasati Penyakit Lupa Anda?

Hipertensi adalah penyakit tingginya tekanan darah pada arteri. Tingginya tekanan darah tersebut yang mengakibatkan jantung bekerja lebih keras untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Hipertensi merupakan faktor utama yang menyebabkan penyakit stroke dan serangan jantung.

Tingkatan hipertensi antara lain: normal –  prahipertensi – hipertensi derajat 1 – hipertensi derajat  2 – hipertensi sistolik tersendiri. Ciri umum dari hipertensi adalah sakit kepala di bagian belakang, vertigo, berkunang-kunang, mudah lupa dan pingsan.

3. Kanker Otak

Kanker otak adalah suatu kondisi dimana muncul sel-sel kanker ganas yang menyebabkan sel otak menjadi abnormal. Kanker otak dapat dideteksi melalui CT scan dan pemindaian MRI untuk melihat kondisi otak melalui sinar x-ray.

Gejala-gejala dari kanker otak antara lain: mudah letih, sulit berjalan, masalah dengan memori dan sakit kepala berat. Pada tahap gejala yang sudah parah, bisa saja seorang penderita kanker otak mengalami lumpuh total secara tiba-tiba.

Penyembuhan penyakit ini dapat dilakukan dengan metode kemoterapi dan penggunaan obat-obatan secara terus menerus sampai sel kanker yang ganas menjadi jinak.

READ:  Trichotillomania, Gangguan dengan Dorongan Untuk Menarik Rambut

4. Insomnia

Insomnia adalah penyakit gangguan pola tidur yang dapat terjadi karena beberapa penyebab seperti: gangguan suara, cahaya, suhu, pengaruh obat-obatan dan kondisi psikis seperti stres atau kelelahan.

Insomnia yang disebabkan oleh pengaruh obat-obatan misalnya saja obat pilek, alergi dan asma yang dapat menganggu pola tidur. Orang yang mengidap insomnia biasanya memiliki ciri mengantuk di siang hari, sulit tidur di malam hari, bangun terlalu pagi dan mudah lupa.

5. Andropause

Menopause tidak hanya dialami oleh kaum wanita, kaum pria pun memasuki masa berkurangnya hormon kejantanan atau andropause yang umumnya dimulai pada usia 40 tahun.

Andropause tidak hanya akan mengubah kondisi fisik laki-laki melainkan juga akan menurunkah gairah seksual, mengakibatkan perubaah mood dan pola pikir. Di usia 30 tahun, kadar testoteron pria berkurang 10% dan akan berkurang terus seiring bertambahnya usia.

Ciri dari pria yang memasuki masa andropause adalah produksi testoteron melemah, mudah lupa, mudah letih dan menurunnya gairah seksual.

**

READ:  8 Khasiat Kesehatan dari Teh Bunga Chamomile

Jadi jangan remehkan penyakit mudah lupa, karena hal ini bisa saja merupakan gejala penyakit seperti yang disebutkan di atas. Segera konsultasikan dengan ahli kesehatan jika Anda merasa Anda semakin sering melupakan sesuatu.

Semoga bermanfaat.