Inilah 7 Tanda yang Terjadi Bila Anda Mengidap Virus HIV/AIDS!

Loading...

Tanda Mengidap HIV-AIDSHIV/AIDS merupakan singkatan dari Human Immunodeficiency Virus dan Acquired Immune Deficiency Syndrome. Jadi HIV adalah virusnya sementara AIDS adalah penyakitnya.

Penyakit yang mengerikan ini disebabkan virus yang menyerang sistem pertahanan tubuh seseorang sehingga tak lagi mampu melawan virus maupun penyakit lainnya.

Umumnya gejala awal yang terjadi setelah Anda terinfeksi virus mematikan tersebut adalah Anda akan mengalami flu akut yang tak kunjung sembuh. Tetapi banyak sekali kasus dimana pada tahun awal, para penderita HIV/AIDS tidak menyadari bahwa diri mereka terinfeksi.

Oleh karena itu diperlukan pengujian lebih lanjut untuk memastikan penyakit tersebut, terutama bagi mereka yang sering melakukan hubungan seks  dengan banyak pasangan dan menggunakan jarum suntik narkoba bergantian.

Inilah 7 tanda yang akan muncul bila Anda mengidap virus HIV/AIDS.

1. Demam

Salah satu reaksi awal yang muncul saat HIV/AIDS menjangkiti tubuh seseorang adalah munculnya demam, yang kadang bisa diatas 37 derajat celcius. Pada tahap ini virus sedang memasuki aliran darah dan berkembang biak dalam jumlah besar sehingga tubuh mengalami reaksi perlawanan. Demam yang terjadi juga disertai dengan sakit tenggorokan, pusing dan tubuh yang lemas.

READ:  Secangkir Kopi Dapat Membantu Daya Ingat

2. Rasa Lelah yang Teramat Sangat

Seorang pria asal Amerika Serikat mengatakan bahwa sudah beberapa hari belakangan ia mengalami sesak napas setelah berjalan dari halte menuju ke kantornya. Padahal selama bertahun-tahun bekerja, baru kali ini dia merasakan rasa lelah tak beralasan saat melakukan perjalanan seperti biasa menuju kantornya. Ia pun memeriksakan diri dan menemukan dirinya positif terjangkit HIV/AIDS.

3. Pembengkakan pada Kelenjar Getah Bening

Kelenjar getah bening berfungsi sebagai penjaga daya tahan tubuh. Saat virus HIV/AIDS menyerang, kelenjar getah bening Anda yang umumnya terletak pada ketiak, paha dan leher akan mengalami pembengkakan karena peradangan yang dihasilkan oleh infeksi virus HIV/AIDS.

4. Ruam pada Kulit

Ruam pada kulit yang secara mendadak muncul bisa merupakan tanda bahwa Anda mengidap HIV/AIDS. Umumnya ruam berupa bisul kecil berwarna merah muda tersebut muncul bila Anda tidak memiliki reaksi flu. Bila Anda menemukan ruam kulit yang sulit diatasi, menyebar dengan cepat dan muncul secara tiba-tiba maka sebaiknya Anda menjalani tes uji HIV/AIDS.

READ:  Ekstrak Geranium dan HIV/AIDS

5. Batuk Kering

Seorang pegawai di Amerika Serikat secara mendadak menderita batuk kering yang tak kunjung membaik meskipun ia telah menggunakan antibiotik, benadryl dan inhaler. Batuk kering tersebut selalu kumat dan muncul seperti reaksi alergi. Ketika memeriksakan penyakitnya lebih lanjut, ia pun divonis positif terjangkit HIV/AIDS.

6. Diare

Masalah pada pencernaan seperti yang muncul dalam kadar yang parah bisa merupakan tanda bahwa tubuh Anda terjangkiti HIV/AIDS dan tidak lagi memiliki kemampuan melawan bakteria yang masuk melalui makanan yang Anda konsumsi. Diare yang berlarut-larut dan tidak mudah disembuhkan bisa menjadi tanda atau gejala penyakit HIV/AIDS.

7.  Kehilangan Berat Badan

Mereka yang sudah masuk ke dalam tahap ini biasanya sudah memasuki tahap akhir atau fase kritis dari penyebaran virus HIV/AIDS di dalam tubuh mereka. Biasanya fase kehilangan berat badan secara gila-gilaan ini diawali oleh diare yang tak kunjung membaik setelah 30 hari.

Kemudian pasien akan kehilangan lebih dari 10% berat badan mereka meskipun mereka terus makan dalam jumlah yang besar. Kehilangan berat badan ini akan menjadi awal terapi yang lebih panjang dan sulit serta memerlukan pengawasan ketat dari pihak rumah sakit.

READ:  6 Pengobatan Alami Untuk Sakit Tenggorokan

(foto: healthtap.com)