8 Gaya Hidup Sehat saat Menopause

Loading...

sehat saat menopauseMenopause adalah suatu masa peralihan yang dialami oleh seluruh wanita pada usia antara 40 hingga 50 tahun.

Jika sudah mengalami menopause, maka ovarium tidak akan lagi menghasilkan sel telur, siklus menstruasi terhenti dan hormon estrogen-progesteron berkurang.

Menopause biasanya ditandai dengan siklus haid tidak teratur selama 2-3 tahun dan jumlah darah haid yang berubah-ubah. Meskipun menopause merupakan tanda penuaan Anda, namun Anda masih bisa hidup bugar dan bahagia.

Apa saja gaya hidup sehat saat menopause? Inilah 8 di antaranya:

1. Konsumsi Ikan

Wanita berusia di atas 40 tahun dan sudah menopause beresiko lebih tinggi untuk terserang penyakit jantung. Oleh sebab itu, dianjurkan bagi wanita yang sudah menopause untuk mengonsumi ikan minimal 2 kali dalam seminggu.

Selain baik bagi otot jantung, ikan laut seperti salmon juga dapat mencegah kanker payudara. Bila Anda tidak suka ikan atau memiliki masalah untuk mengonsumsi ikan 2 kali seminggu, Anda dapat mengonsumsi suplemen minyak ikan sebagai gantinya.

2. Berolahraga

Di atas usia 40 atau setelah menopause, seorang wanita yang mengalami obesitas atau kelebihan berat badan harus mulai menguruskan tubuh mereka. Kegemukan menjadi salah satu penyebab gangguan jantung dan banyak penyakit lainnya. Biasakan diri Anda berjalan kaki minimal 20 menit setiap paginya untuk mengurangi berat badan sehingga tubuh lebih sehat.

READ:  6 Tanda-Tanda Menopause Pada Wanita

3. Susu Kalsium

Mungkin sudah lama sekali Anda tidak pernah lagi minum susu. Tapi tahukah Anda bahwa susu kalsium penting sekali setelah Anda melewati masa menopause karena Anda beresiko lebih besar mengalami osteoporosis.

Wanita berusia di atas 50 tahun memerlukan 1.200 miligram kalsium setiap harinya, berbeda dengan wanita di bawah usia 50 tahun yang hanya memerlukan 1.000 miligram kalsium.

4. Batasi Minuman Anda

Jika Anda sudah menopause, Anda harus menghentikan kebiasaan buruk Anda dalam mengonsumsi alkohol dan minuman bersoda. Satu gelas alkohol beresiko meningkatkan kemungkinan Anda terserang kanker payudara. Minuman bersoda juga tidak akan baik bagi kesehatan Anda karena memiliki kadar pemanis dan gula yang tinggi yang dapat menyebabkan diabetes.

5. Konsumsi Kacang Kedelai

Makanan olahan dari kacang kedelai seperti susu kedelai, tahu dan tempe kaya akan protein yang bagus bagi metabolisme tubuh Anda. Tidak hanya itu, kacang kedelai juga mengandung zat isoflavon  yang dapat melawan radikal bebas dan mencegah kanker.

READ:  Tips Agar Tetap Fit dan Bersemangat Saat Menopause

Wanita Jepang dengan usia di atas 50 tahun memiliki tingkat konsumsi kedelai yang tinggi dan jumlah penderita kanker payudara di antara mereka sangat sedikit.

6. Batasi Kafein

Mungkin banyak sekali dari Anda yang senang menyeruput secangkir kopi di pagi hari. Bila Anda sudah berusia di atas 40 tahun dan sudah mengalami menopause, Anda harus mengurangi konsumsi kafein Anda.

Mengapa? Karena seiring dengan bertambahnya usia Anda, metabolisme tubuh Anda akan menurun dan kadar kafein dalam kopi Anda akan memberikan beberapa efek seperti sulit tidur, jantung berdebar dan sakit kepala.

7. Sering Membaca

Di usia yang bertambah, banyak lansia yang memiliki masalah pada daya ingat. Salah satu cara mencegah terjadinya kepikunan adalah dengan sering menggunakan otak Anda, salah satunya dengan membaca. Bacalah majalah kesehatan atau novel tertentu untuk terus melatih otak Anda.

8. Berkumpul dengan keluarga

Masalah lainnya yang juga sering ditemui pada lansia adalah hilangnya kemampuan berkomunikasi. Mereka akan merasa kesepian, tidak lagi berguna dan akan mulai menjauh dari pergaulan.

READ:  Makanan Kaya Kalsium untuk Wanita Menopause

Bila Anda ingin terus sehat dan bahagia setelah menopause, seringlah berkumpul dengan Anak dan cucu Anda. Bercerita dan berinteraksi akan membuat stres dan rasa kesepian Anda berkurang.