Kenali Diabetes Mellitus – Penyebab, Jenis dan Pengobatannya

Loading...

Penyebab, Jenis dan Pengobatan DiabetesPenyebab Diabetes

Diabetes adalah penyakit yang terjadi akibat terjadinya kesalahan fungsi atau ketidakmampuan tubuh dalam membentuk insulin. Akibatnya kadar glukosa dalam darah menjadi tinggi.

Diabetes jenis ini disebut dengan diabetes mellitus karena ada jenis lain dari diabetes yaitu diabetes insipidus yang tidak mempengaruhi kadar gula darah.

Tingginya kadar gula dalam darah dapat menyebabkan beragam keadaan seperti cepat merasakan lapar dan haus, kelelahan, penurunan berat badan secara drastis dan terjadinya infeksi pada luka. Jika sudah mencapai taraf yang parah, diabetes dapat menyebabkan kebutaan, gagal ginjal, kerusakan syaraf dan bahkan kematian.

Jenis-jenis Diabetes Mellitus

  • Tipe Satu

Diabetes yang termasuk kedalam tipe satu adalah diabetes yang disebabkan oleh kesalahan auto imun dimana salah satu sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel yang berfungsi menghasilkan insulin beta pada pankreas.

Meski diduga disebabkan melalui faktor genetik, ternyata penderita insulin tipe satu terdiri atas banyak pasien kalangan muda maupun tua, pria maupun wanita, sehingga penderita diabetes tipe 1 sulit diprediksi. Orang yang menderita diabetes tipe ini harus mendapatkan suntikan insulin setiap harinya untuk membantu mengurangi kadar gula darah.

  • Tipe Dua
READ:  Amankah Penggunaan Produk Mengandung Triclosan Bagi Kesehatan Tubuh?

Diabetes jenis ini berkembang seiring dengan meningkatnya usia dan penolakan tubuh terhadap insulin. Akibatnya adalah lemak tubuh, hati dan sel-sel otot tidak dapat menyimpan energi yang berasal dari glukosa dikarenakan glukosa yang tetap beredar dalam darah.

Umumnya diabetes tipe dua menyerang orang yang mengalami obesitas karena penumpukan lemak menghambat produksi insulin dalam tubuh. Tapi diabetes tipe dua juga dapat menyerang orang bertubuh kurus dan orang yang sudah tua. Selain faktor genetika yang memegang peranan penting, diabetes jenis ini juga dapat disebabkan oleh : usia, berat badan dan pola hidup.

  • Diabetes Gestational

Diabetes gestational adalah diabetes yang terjadi akibat meningkatnya kadar gula darah dalam tubuh wanita saat masa kehamilan. Umumnya menyerang 6 sampai 8 persen wanita di dunia. Wanita yang terserang diabetes gestational beresiko melahirkan bayi dengan berat badan berlebih dan bayi yang memiliki masalah pernafasan.

Diabetes gestational biasanya akan sembuh pada ibu setelah bayi lahir, namun ibu yang memiliki sejarah diabetes gestational beresiko 2 kali lebih besar terserang diabetes tipe 2 dalam kurun waktu 5 hingga 10 tahun ke depan.

  • Pra-Diabetes
READ:  Tips dan Cara Menurunkan Kadar Gula Darah

Kondisi ini terjadi apabila kadar gula dalam darah Anda lebih tinggi untuk kategori normal tetapi belum cukup tinggi untuk dikategorikan sebagai kategori diabetes. Orang yang mengalami pra-diabetes tidak hanya beresiko terkena diabetes tipe 2 namun juga beresiko mengalami serangan jantung.

Pengobatan Diabetes

  • Terapi Insulin

Terapi insulin biasanya diberikan melalui cara disuntik kepada pasien diabetes tipe 1. Hal ini dikarenakan penderita diabetes tipe 1 memiliki masalah dalam menghasilkan insulin secara alami dalam tubuh mereka. Bagi penderita diabetes tipe 2 biasanya memerlukan perawatan yang lebih khusus dibandingkan terapi insulin.

  • Diet

Mengurangi makanan dengan kadar gula atau karbohidrat yang tinggi memang hal yang perlu dilakukan oleh penderita diabetes. Tetapi niatan diet tersebut tidak dapat dijadikan alasan Anda tidak memenuhi kebutuhan nutrisi lain yang dibutuhkan tubuh seperti sayuran, buah dan biji-bijian. Jika Anda penderita diabetes, Anda perlu mengawasi penggunaan protein, lemak dan karbohidrat Anda.

  • Pemeriksaan Glukosa

Memeriksakan kadar gula darah secara teratur membantu mengetahui kondisi tubuh Anda. Makanan, olahraga, obat-obatan, penyakit dan stres dapat menjadi faktor yang mempengaruhi kadar gula darah Anda. Rutin memeriksakan kadar gula membantu Anda mengetahui apakah Anda termasuk hipoglikemia (gula darah rendah) atau hiperglikemia (gula darah tinggi).