Mengenal Sariawan dan Pencegahannya Secara Alami

Loading...

penyakit sariawanSariawan adalah infeksi mulut yang disebabkan oleh jamur Candida. Infeksi jamur ini tidak terbatas pada mulut, juga dapat terjadi pada bagian tubuh yang lain. Misalnya, dalam kasus ruam popok pada bayu atau infeksi jamur di vagina wanita.

Sariawan bisa menyerang siapa saja, baik bayi, balita, orang dewasa terutama orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Penyebab Sariawan

Di dalam mulut, saluran pencernaan dan kulit orang sehat biasanya terdapat sejumlah kecil jamur candida yang tidak mengganggu karena disterilkan oleh bakteri atau mikroorganisme baik yang hidup di dalam tubuh.

Namun, penyakit tertentu, stres atau obat-obatan dapat merusak keseimbangan tersebut sehingga jamur candida tumbuh tidak dikontrol, lalu berkembang menjadi sariawan.

Obat-obatan yang dapat mengganggu keseimbangan mikroorganisme dan menyebabkan sariawan, di antaranya kortikosteroid, antibiotik, dan pil KB.

Penyebab lainnya adalah penyakit atau kondisi medis seperti penyakit diabetes, infeksi HIV, kanker, mulut kering, gigi berlubang dan kehamilan. Perempuan yang hamil mengalami perubahan hormonal sehingga tubuh mudah terserang jamur candida.

READ:  Tumbuh Gigi? Hindari Penggunaan Benzocaine Pada Bayi Anda

Mereka yang merokok atau memakai gigi palsu yang tidak pas juga beresiko terkena sariawan. Selain itu, bayi dapat menularkan kepada ibunya melalui proses menyusui.

Gejala Sariawan

Sariawan biasanya berkembang tiba-tiba, yang kemungkinan tetap bercokol di tubuh menjadi penyakit kronis dalam waktu yang lama. Sebuah tanda umum dari sariawan adalah adanya putih krem, luka kecil pada mulut, biasanya di bibir, lidah, pipi bagian dalam.

Kadang-kadang juga luka tersebut timbul di langit-langit mulut, gusi, amandel atau belakang tenggorokan Anda. Kadang-kadang luka ini terkikis dan sedikit berdarah jika terkena sikat saat Anda menggosok gigi.

Dalam keadaan yang sangat parah, luka ini dapat menyebar ke kerongkongan yang mengakibatkan:

  • rasa nyeri dan kesulitan menelan.
  • timbul perasaan ada makanan yang terjebak di kerongkongan atau pertengahan dada.
  • demam, jika infeksi menyebar di luar kerongkongan.
  • sariawan dapat menyebar ke bagian lain tubuh, termasuk paru-paru, hati dan kulit. Hal ini biasanya terjadi pada orang yang menderita kanker, HIV atau kondisi lain yang melemahkan sistem kekebalan tubuh.
READ:  Minyak Alpukat, Minyak Goreng Paling Sehat

Untuk mendiagnosa sariawan secara tepat, dokter gigi melakukan pemeriksaan pada mulut Anda untuk mencari luka kecil putih yang nampak tidak biasanya pada mulut dan lidah.

Pemeriksaan secara teliti dengan menggunakan mikroskop pada jaringan luka kecil tersebut dapat memastikan diagnosis sariawan. Jika sariawan berada di bagian dalam tubuh, seperti kerongkongan maka pemeriksaan dengan menggunakan sinar X bisa dilakukan.

Pengobatan dan Pencegahan

Pemberian obat sariawan biasanya dilakukan dengan memberikan obat anti jamur oleh dokter. Obat ini dapat berbentuk tablet, lozenges dan cairan yang dikonsumsi selama 10-14 hari.

Untuk mencegah sekaligus mempercepat penyembuhan sariawan, berikut hal-hal yang dapat dilakukan:

– Perhatikan kebersihan mulut. Sikat gigi minimal dua kali sehari. Hindari obat kumur atau semprotan karena produk ini dapat merusak keseimbangan mikroorganisme dalam mulut Anda.

– Konsultasi ke dokter gigi secara teratur, terutama jika Anda memiliki penyakit diabetes atau memakai gigi palsu.

– Batasi jumlah gula dan makanan  yang mengandung ragi . Makanan seperti roti, bir dan anggur mendorong pertumbuhan Candida.

READ:  Definisi Prosopagnosia

– Jika Anda merokok, berhentilah. Jika sulit berhenti, konsultasikan ke dokter cara menghentikan kebiasaan tersebut.