12 Alat yang Diperlukan Pria dalam Kotak Perkakasnya

Loading...

Melek teknologi tak berarti mengabaikan hal lain. Saat kita merasa perlu memahami cara mengoperasikan ragam gadget dan aplikasinya, ada yang tak boleh dilupakan: keterampilan tangan.

Yup, pekerjaan rumah bagi tiap laki-laki.

Keterampilan yang satu ini bukan hanya milik lulusan teknik. Sebagai pemimpin rumah tangga – termasuk yang masih calon – keterampilan ini mutlak diperlukan.

Kemandirian Memperbaiki Rumah & Perlunya Kotak Perkakas

Menjaga keberlangsungan rumah dengan segala kejutannya menuntut kita menerjunkan diri dalam memperbaiki peralatan dan perlengkapannya.
Jika ada masalah dengan perabotan rumah, kita bisa memanggil teknisi atau tukang ledeng.

Namun, saat masalahnya terlalu remeh dan bisa ditangani sendiri, tak ada salahnya menyingsingkan lengan mengatasinya. Hemat biaya – dan bila lebih ahli juga menghemat waktu.

toolbox

Untuk memungkinkan itu, diperlukan seperangkat kotak perkakas yang mumpuni, menangani beragam problem secara spesifik dengan alat yang sesuai. Apa saja itu?

Untuk yang Tak Tahu Mesti Memulai Dari Mana

Menurut Brett dari Art of Manliness, Selasa (17/02/2009), jika kamu tergolong generasi muda sekarang, yang tak pernah bersentuhan dengan kotak perkakas, terdapat rekomendasi soal 12 peralatan yang diperlukan.

Sebelum membahas apa saja peralatannya, ingat untuk mengutamakan kualitas daripada harga.

Lebih baik mengorbankan biaya lebih untuk perkakas yang bertahan seumur hidup, dibandingkan yang murah namun langsung rusak setelah beberapa kali pemakaian.

Kumpulkan satu per satu, untuk mencegah pengeluaran yang besar. Jika sudah mengerti prinsipnya, langsung saja, ini dia item peralatan dalam daftar Brett

1. Palu (Claw Hammer)

Kebanyakan kita setidaknya pernah menggunakan peralatan dasar ini. Memasang paku untuk memperbaiki mebel yang rusak sampai memasang hiasan di dinding – palu adalah peralatan wajib. Bagian belakangnya yang seperti cakar juga berguna mencongkel paku dari tembok.

Pilih palu dengan gagang berbahan sintetis yang tak mudah patah dan tahan lama. Cari yang memiliki keseimbangan antara bagian kepala dan gagangnya. Dengan begitu, kamu siap untuk banyak tugas menanti.

2. Obeng minus (Flathead Screwdriver)

Alat ini wajib ada dalam kotak perkakas karena banyaknya mur berbentuk minus. Bila saat menggunakan obeng bersentuhan dengan perangkat listrik, pastikan alirannya telah dimatikan terlebih dahulu.

3. Obeng plus (Phillips Screwdriver)

Obeng plus dinamai Phillips Screwdriver sesuai nama Henry Phillips yang menemukannya pada tahun 1936. Obeng berbentuk bintang empat ini telah banyak menggantikan obeng minus.

Bentuk silang menurun pada ujungnya memungkinkan lebih banyak putaran dibandingkan obeng minus, namun di saat yang sama mencegah putaran berlebihan yang bersifat merusak, dengan menyelip keluar saat mencapai batasnya.

Kamu pun terhindar dari frustasi akibat memutar mur yang jadi aus.

4. Meteran (Tape Measure)

Selain fungsi pengukurannya yang memudahkan dalam membuat rak, meteran juga berguna misalnya untuk mengetahui seberapa lebar tempat tersedia untuk TV LCD yang baru dibeli.

Kalau sedang ada waktu luang, bisa juga untuk mengukur tinggi badan!

5. Kunci Inggris (Crescent Wrench)

Kunci inggris amat fleksibel dengan gigi bergesernya yang dapat menyesuaikan untuk beragam ukuran baut dan mur. Untuk menyesuaikan ukuran gigi, cukup putar bagian sampingnya untuk menghindari bergeser balik. Saat sudah kokoh, saatnya beraksi.

6. Kunci Soket (Socket Wrench)

Saat mengerjakan proyek yang lebih besar dituntut penanganan lebih banyak mur dan baut. Semua itu perlu dilonggarkan atau dikencangkan.
Kewalahan, kan? Waktunya menggunakan kunci kait. Lebih efisien dibandingkan kunci inggris.

Tidak perlu menyesuaikan gigi di tiap bautnya, cukup pasang dan putar sesuai ukuran tersedia. Lebih hemat waktu jadinya.

7. Tang Genggaman Ragum/ Kunci (Vise Grip [locking] Pliers)

Tang berkunci terasa manfaatnya saat kamu bekerja sendirian. Alat ini bisa terkunci pada tempat yang diperlukan.

Beberapa jenis tang menggunakan mekanisme yang memungkinkan melepasnya dengan sebelah tangan, sementara yang lain tetap membutuhkan kedua tangan.

Alat ini juga multifungsi, karena selain bisa digunakan sebagai tang, juga sebagai kunci inggris pipa ledeng, kunci bergigi fleksibel, pemotong kawat, pemutar pasak, sekaligus kepitan.

Pokoknya, bakal banyak berguna.

8. Tang Hidung Jarum (Needle Nose Pliers)

Jika berurusan dengan alat-alat elektronik, tang jarum sesuai untuk perbaikan perabotan yang butuh dipotong, dibengkokkan, digenggam, atau bisa juga digunakan mengupas kabel.

Karena bentuknya yang panjang dan ramping, tang ini berguna khususnya menangani benda-benda kecil. Serasa punya tangan robot!

9. Bor dan gurdi tanpa kabel (Cordless Drill and Bits)

Bor tanpa kabel tergolong esensial. Selain bisa membuat lubang di pelat beton, alat ini juga bisa membuka sekrup.

Saat memilih bor tanpa kabel, pilih yang bertenaga besar sesuai voltase baterainya. Pilihannya beragam hingga 18 volt, namun bersamaan dengan voltase yang besar, lebih berat pula bobotnya.

Disarankan memilih bor 12 volt karena tenaganya cukup untuk beragam urusan di rumah namun tidak terlalu berat. Pastikan pula bornya memiliki pilihan kecepatan dan dapat berputar balik.

Kalau sudah begitu, bisa langsung tancap gas menyelesaikan pekerjaan rumah.

10. Gergaji Kayu (Crosscut Saw)

Telah lama gergaji menjadi ciri khas kebanggaan para pengrajin. Gergaji kayu yang baik berguna untuk memotong cabang-cabang pohon ataupun menebangnya.

Selain itu alat ini juga tepat untuk menggergaji papan-papan kayu. Berasa jadi tukang kayu profesional.

11. Alat Ukur Aras (Level)

Saat memasang hiasan di dinding, mengetahui garis lurus sebagai tolok ukur amat lah krusial. Jika tak ingin salah memasang paku di dinding – khawatir bolak-balik membuat lubang karena tak rata – kamu butuh alat ukur aras (level).

Telah tersedia alat ukur aras yang canggih dengan laser, namun versi tradisional dimana dua gelembungnya baru sejajar saat rata dapat membawa kepuasan tersendiri saat menyelaraskannya.

Tentu ada pula aplikasi iPhone untuk alat yang satu ini (www.monkeysee.com/play/5949-iphone-app-ilevel).

12. Pisau Serbaguna (Utility Knife)

Meskipun bukan alat paling mencolok, pisau serbaguna atau juga cutter tidak bakal berdebu di kotak perkakas karena bakalan sering digunakan. Kebanyakan proyek membutuhkan beragam hal untuk dipotong dan dikupas.

Ratusan darinya memerlukan pisau yang sangat tajam, maka dari itu perlu menyediakannya dalam kotak perkakas.

**

Nah, itulah daftar alat dalam kotak perkakas yang penting untuk dimiliki. Lain kali bila sampai kewalahan dengan perbaikan di rumah – karena penggunaan alat yang kurang efisien – cek kembali daftar-daftar ini.

Ada pendapat lain? Atau penyebutan alat yang lebih tepat dalam bahasa Indonesia? Tolong masukannya di kolom komentar.

(foto: artofmanliness.com)

READ:  Tips dan Cara Menjaga Sanitasi Kamar Mandi