Tips Memilih Produk Jerawat Selama Kehamilan

Loading...

Jerawat Selama Kehamilan Perawatan kulit selama kehamilan

Banyak wanita memiliki jerawat pada trimester pertama karena tingkat estrogen berubah, bahkan jika mereka selalu punya kulit yang bersih. Jika Anda sedang berhadapan dengan jerawat yang diinduksi kehamilan, dokter kulit kemungkinan dapat memberikan antibiotik topikal aman, saran Leslie Baumann, Profesor dermatologi di University of Miami dan penulis The Skin Type Solution. Anda dapat menemukan dokter kulit di daerah Anda melalui perusahaan asuransi kesehatan Anda.

Tetapi jika Anda memilih untuk menghindari janji dokter, Baumann menyarankan menggunakan facial wash yang berisi tidak lebih dari 2 persen asam salisilat (cari persentase pada label produk). Ini jumlah kecil yang dianggap aman.

Jika Anda ingin lebih yakin, tanyakan pada dokter kandungan atau bidan sebelum menggunakan. Adapun apa yang harus dihindari untuk mengobati jerawat, jauhkan diri dari lotion, gel, dan krim jerawat, serta peeling racikan sendiri, yang dapat mengandung asam salisilat atau retinoid, kata Baumann. Dan, tentu saja, menghindari bentuk oral dari Retinoid Accutane.

READ:  Pentingnya Vaksinasi selama Kehamilan

Pada label:
Beta hydroxy acid
BHA
Differin (adapelene)
Retin-A, Renova (tretinoin)

Retinoic acid
Retinol
Retinyl linoleate
Retinyl palmitate

Salicylic acid
Tazorac and avage (Tazarotene)
Tretinoin

Catatan:
Asam glikolat adalah AHA, dan aman untuk digunakan.

Penting:
Berkonsultasi dengan dokter kulit Anda, atau gunakan pembersih ringan saja.

(photo: pregnancyandbaby.com)