Tips Perawatan Kulit Kering

Loading...

Perawatan kulit keringPerawatan kulit kering

Kulit yang terhidrasi dengan baik akan terasa lembut dan halus jika disentuh. Tapi kulit dehidrasi – juga dikenal sebagai kulit kering, xerosis – yang kusam dan kasar. Kulit kering bisa terlihat mengerikan – terutama jika mengarah pada pengelupasan yang parah, retak dalam, atau merah meradang.

Untungnya, sebagian besar kasus kulit kering adalah ringan dan bersifat sementara, biasanya merupakan akibat dari paparan lingkungan seperti kelembaban rendah atau sabun yang keras. Kasus-kasus ini dengan mudah dapat dicegah atau diobati di rumah. Tapi kulit kering yang parah atau terus-menerus dapat menunjukkan kondisi lebih serius yang memerlukan evaluasi medis dan pengobatan.

Penyebab Kulit Kering

Meskipun kulit kering bisa berkembang di mana saja, paling sering muncul pada kaki (terutama tulang kering), panggul (daerah antara tulang rusuk bagian bawah dan pinggul), dan punggung tangan. Kulit kering sangat bermasalah pada orang berusia 60 tahun dan lebih tua karena hilangnya minyak pelindung kulit alami.

Lingkungan umum penyebab kulit kering meliputi:

– Kelembaban rendah. Jika Anda tinggal di iklim utara, kulit kering mungkin lebih terlihat selama musim dingin, terutama jika Anda memiliki sistem pemanas udara. Tetapi jika Anda tinggal di iklim kering, kulit kering bisa menjadi masalah sepanjang tahun.

READ:  6 Makanan Paling Berisiko Terkontaminasi Bakteri

– Terlalu sering mandi. Air panas memecah lemak pelindung kulit. Begitu juga sabun dan shampo yang keras – terutama yang mengandung deodoran dan bahan anti-bakteri.

– Paparan sinar matahari yang berlebihan. Sinar matahari mengeringkan kulit dan mengekspos lapisan yang lebih bawah terhadap radiasi yang merusak kolagen dan serat elastin. Hal ini menyebabkan keriput, kendur, dan gejala kulit kering.

Kondisi medis yang terkait dengan kulit kering meliputi:

– Psoriasis, gangguan autoimun yang menyebabkan penumpukan kulit kering dan sisik keperakan.
– Gangguan tiroid, yang dapat menurunkan produksi keringat dan minyak pelindung.
– Atopik dermatitis (eksim), kondisi alergi yang menyebabkan gatal-gatal dan peradangan.

Dalam beberapa kasus, kulit kering bisa terjadi akibat gangguan yang serius yang disebut ichthyosis. Kondisi medis lain yang dapat menyebabkan kulit kering meliputi diabetes, kekurangan gizi, penyakit hati dan ginjal, limfoma, dan HIV/AIDS.

Perawatan Kulit Kering di Rumah

Perubahan gaya hidup yang sederhana efektif dapat me-rehidrasi kulit. Ini termasuk:

– Mandi sebentar. Jika Anda membatasi mandi hanya selama lima atau sepuluh menit, sebaiknya dengan air hangat tapi tidak panas, dan sabun ringan seperti Neutrogena, Basis, atau Dove yang mengandung lemak yang ditambahkan – Anda dapat menambahkan kelembaban pada kulit. Mandi lagi akan menguras kelembaban kulit.

READ:  6 Cara Alami Melembabkan Kulit Yang Sangat Kering

– Pelembab. Oleskan pelembab – sebaiknya salep atau krim dan bukan lotion – dalam waktu tiga menit setelah mandi. Berlawanan dengan kepercayaan populer, pelembab tidak “melembabkan” kulit, namun memberikan lapisan pelindung yang mencegah kehilangan air. Pilihan yang baik meliputi salep dan krim yang mengandung bahan-bahan seperti asam laktat, urea, asam hialuronat, dimethicone, gliserin, lanolin, minyak mineral, atau petrolatum (juga dikenal sebagai petroleum jelly). Oleskan pelembab setiap kali sesudah mencuci tangan.

– Humidifikasi. Jika kelembaban relatif di rumah Anda di bawah 40 persen, Anda mungkin perlu untuk menggunakan humidifier rumah portabel atau satu yang melekat pada tungku Anda.

– Kain yang ramah terhadap kulit. Pilih kain non-iritasi seperti katun atau sutra. Mencuci pakaian dengan deterjen diberi wewangian juga dapat mengurangi iritasi kulit.

– Strategi anti-gatal. Kompres dingin atau salep yang mengandung setidaknya 1 persen hidrokortison dapat meringankan.

– Strategi antibakteri. Untuk mencegah infeksi, oleskan salep antibakteri pada bagian kulit yang pecah-pecah.

Dengan perawatan di rumah yang tepat atau dengan perawatan medis, Anda bisa meminimalkan rasa gatal, kemerahan, scaling, dan pecah-pecah, dan membuat kulit Anda lembut dan halus lagi.

READ:  Tips dan Cara Merawat Kulit Kering

(photo: stylecraze.com)