9 Langkah Agar Diterima Orang Lain Dalam Pergaulan

Loading...

Ngopi bersama temanBagaimana menjadi populer dalam pergaulan?

Pernah melihat seseorang yang begitu populer dan diterima di kelompok mana saja? Sebagian dari kita pasti pernah merasa iri pada orang-orang seperti itu, bagaimana mereka bisa dengan mudahnya berbaur dan kemudian diterima di mana saja.

Semua orang sesungguhnya punya bakat untuk jadi orang-orang populer seperti itu, namun hanya sedikit yang benar-benar menggunakan bakatnya. Berikut adalah 9 tips agar Anda juga dapat diterima di lingkungan manapun. Menjadi populer mungkin hanya bonus karena sesungguhnya punya banyak teman adalah keuntungan yang tak terperikan.

1. Jangan terlalu membanggakan kesuksesanmu

“ Ah itu hal kecil, saya baru saja menang sebuah lomba yang pesertanya ribuan orang. Jelas kalau saya adalah yang terbaik di antara mereka”.

Bayangkan kalimat di atas diucapkan dengan mimik muka penuh kesombongan. Anda tentu akan sedikit mual mendengarnya bukan? Menjadi sukses adalah hak dan impian semua orang, tapi membanggakan kesuksesan dengan cara yang berlebihan tentu akan membuat orang jadi lebih senang meninggalkan Anda daripada memuji Anda. Kecuali mereka yang punya maksud terselubung.

Biarlah orang lain yang menilai kesuksesan Anda.

2. Perlihatkan perhatian yang tulus pada orang lain

Semua orang akan jatuh cinta pada sahabat yang penuh perhatian. Tapi semua orang juga punya radar sendiri untuk menentukan mana perhatian yang tulus dan mana perhatian yang dibuat-buat. Anda tidak perlu memanipulasi perhatian Anda pada orang lain atau pada topik tertentu.

READ:  4 Tips Agar Tidak Terjebak Dalam Situasi Friendzone

Biarkan semua berjalan apa adanya, yang penting Anda tetap menjadi orang yang tulus.

3. Pastikan Anda orang yang bahagia

Bagaimana bisa kita diterima orang lain kalau kita sendiri tidak bisa menerima hidup kita? Anda sendiri pasti tidak akan suka pada orang yang setiap perkataannya selalu dibumbui dengan keluhan, kritikan atau kesinisan bukan? Tak apa mengkritik, tak apa mengeluh tapi bila dilakukan setiap saat, setiap menit tentu orang akan berpikir dua kali untuk berlama-lama di dekat Anda.

4. Ingatlah untuk tersenyum

Anda betah berada di dekat orang yang sepanjang hari mukanya muram dan kusam? Tentu tidak bukan? Cobalah untuk menebar senyum, tapi tentu saja senyum yang tulus dan bukan senyum artifisial yang dbuat-buat. Yakinlah, senyuman yang tulus selain menyenangkan orang lain sesungguhnya juga membuat hidup Anda terasa lebih menyenangkan. Cobalah!

5. Jujur dan apa adanya

Tentu tak perlu menjadi orang lain hanya karena ingin diterima dalam sebuah kelompok. Jadilah diri Anda sendiri dan jujurlah pada orang di sekitar Anda. Tak ada orang yang menyukai kebohongan. Sekali orang mendapati Anda tidak jujur maka berikutnya mereka akan terus dihantui dengan ketakutan akan sikap Anda meski Anda berusaha untuk jujur.

READ:  4 Gaya Parenting, Yang Mana Pilihan Anda?

6. Hindari julukan tukang gosip

Orang yang senang menggosipkan orang lain di depan Anda tidak menutup kemungkinan menggosipkan Anda di belakang bukan? Jadi tak perlulah Anda bersusah payah menjadi tukang gosip yang aktif hanya karena ingin diterima sebuah kelompok. Kecuali bila kelompok itu memang kelompok para penggosip tentu saja.

7. Tunjukkan potensi Anda secara proporsional

Setiap orang punya potensi yang kadang tidak disadarinya. Kenali potensi Anda dan bawalah dalam sebuah hubungan dengan orang lain. Tapi ingat, jangan berlebihan karena seperti poin 1 di atas tidak ada orang yang suka pada si tukang pamer.

8. Bersikap dewasa

Ingin diterima di banyak kalangan? Tinggalkan sikap kekanak-kanakan Anda dan mulailah bersikap dewasa. Bahkan kelompok anak ABG sekalipun selalu memuja sikap dewasa. Sikap dewasa memang tidak lahir begitu saja, ada proses yang membuat seseorang lebih dewasa, tapi ingatlah untuk selalu berusaha bersikap dewasa dalam sebuah hubungan yang melibatkan orang lain.

9. Jangan hanya pandai mengkritik

Orang yang jago mengkritik mungkin sangat laku dijual di acara televisi seperti Indonesian Idol dan semacamnya, tapi ingat kalau Anda tidak hidup dalam acara televisi. Mengkritik adalah hal yang biasa, tapi tentu dalam batasan yang wajar. Orang tidak akan nyaman berada di dekat Anda ketika Anda menjadi tukang kritik yang sangat rajin dan lupa untuk mengapresiasi sesuatu.

READ:  Kebiasaan Nonton TV Anak Meniru Orangtua

Seimbangkan antara kritik dan apresiasi, ingatlah untuk membuat batasan yang masih bisa diterima orang lain.

Ada orang yang memang terlahir untuk disukai banyak orang tapi ada juga yang harus berusaha keras untuk itu. Jika Anda termasuk golongan kedua, ingatlah 9 pesan di atas. Sekali lagi, menjadi populer hanya bonus karena sebenarnya punya banyak teman adalah keberuntungan yang luar biasa besar. Selamat mencoba!

(photo: theamericanresident.com)