Apa Saja Dampak Baik dan Buruk Menyekolahkan Anak di Luar Negeri?

Loading...

Pendidikan luar negeriPendidikan di luar negeri

Semua orang tua pasti menginginkan segala yang terbaik bagi anak–anaknya. Tidak terkecuali mengenai pendidikan. Bagi yang memiliki dana yang cukup, biasanya memilih untuk menyekolahkan anaknya ke luar negeri.

Karena memang untuk saat ini, walaupun pendidikan dalam negeri tidak kalah bagusnya (selain karena gengsi), para orang tua masih lebih memilih untuk menyekolahkan anak mereka di luar negeri.

Selain mendapatkan pendidikan yang baik, sang anak pun akan dilatih bagaimana caranya agar bisa hidup mandiri di negara orang serta menjaga kepercayaan orang tua dan memanfaatkan kebebasan secara bertanggungjawab.

Berikut kami uraikan beberapa dampak baik dan buruknya menyekolahkan anak di luar negeri.

Baiknya Menyekolahkan Anak di Luar Negeri

1. Memberikan kesempatan pada anak untuk bisa menempuh pendidikannya di luar negeri berarti memberi kesempatan pada anak untuk bisa mengenal dan mempelajari budaya lain secara langsung. Misalnya, mengenal perbedaan iklim, makanan, kebiasaan serta bahasa yang berbeda dari negara asal si anak.

2. Tinggal jauh dari orang tua berarti memberikan kebebasan pada anak untuk menjalani hidupnya. Dengan begini si anak akan mulai berkenalan dengan orang baru sehingga kehidupan sosialnya akan semakin ‘kaya’. Kebebasan di sini harus dikaitkan dengan menjaga kepercayaan orang tua bahwa si anak mampu mempertanggungjawabkan kepercayaan yang telah diberikan.

READ:  Tips Bagi Para Orang Tua untuk Meningkatkan Prestasi Akademik Anak

3. Sistem belajar setiap negara pasti berbeda dan rata-rata negara maju memiliki sistem belajar yang sangat fleksibel (tidak kaku) yang artinya si anak bebas memilih subjek belajar sesuai minat mereka. Ini membantu agar anak lebih fokus pada minat mereka.

4. Yang tidak kalah penting dari belajar di luar negeri adalah gelar yang akan didapatkan. Tidak dipungkiri bahwa gelar diperoleh dari Universitas di luar negeri (apalagi negara – negara maju) pasti lebih meningkatkan ‘level’ si anak saat mencari pekerjaan bila dibandingkan dengan lulusan dalam negeri.

5. Seseorang yang pernah mengecap pendidikan di luar negeri biasanya memiliki pandangan yang lebih luas mengenai suatu hal. Ini dikarenakan mereka melihat dari dua sudut pandang yang berbeda. Satu berdasarkan cara berpikir di mana mereka menempuh pendidikan sebelumnya (dipengaruhi oleh lingkungan) dan satu lagi berdasarkan cara berpikir seseorang itu sendiri.

6. Si anak biasanya memiliki rasa percaya diri yang sangat tinggi, cara berkomunikasi yang unggul, dan pengetahuan mengenai suatu budaya menjadi lebih besar.

READ:  7 Barang Bayi yang Dapat Dimanfaatkan Orang Tua

Buruknya Menyekolahkan Anak di Luar Negeri

1. Lingkungan baru tentu memberikan pengaruh yang besar pada seseorang. Ini berarti mereka harus keluar dari kebiasaan mereka selama ini. Bahasa, makanan, orang – orang serta kebiasaan baru yang dialami bisa saja memberikan pengaruh buruk pada si anak.

2. Untuk anak yang bersekolah di luar negeri karena mendapatkan beasisiwa, masalah keuanganlah yang biasanya paling sering mereka hadapi. Meskipun uang pendidikannya bisa ditutupi, namun gaya hidup orang–orang disekitar tempat tinggal (lingkungan) bisa mempengaruhi. Sehingga mereka akan berpikir bagaimana caranya mendapatkan uang saku atau uang jajan dan ketika mereka sudah bisa bekerja dan menghasilkan uang, terkadang mereka akan ‘mengabaikan’ pendidikannya sehingga itu bisa mempengaruhi nilai akademik yang diperoleh.

3. Salah satu hal yang paling mengerikan yang bisa terjadi adalah, diskriminasi rasial. Misalnya: kita berkulit gelap dan berada di negara di mana sebagian besar penduduknya berkulit putih. Bukan tidak mungkin anak kita menjadi korban cemoohan teman–teman barunya sehingga si anak sulit untuk menyesuaikan diri sengan lingkungan barunya dan menyebabkan anak menjadi stress.

READ:  7 Kunci Hubungan Yang Sehat dan Menyenangkan

4. Seperti yang sudah dijelaskan di poin sebelumnya, kendala bahasa juga bisa menjadi penyebab sulitnya anak beradaptasi. Bila si anak belum bisa berbahasa negara yang dituju (minimal dasarnya saja), sebaiknya tunda saja rencana Anda untuk menyekolahkan anak di luar negeri.

Nah, sebaiknya Anda memikirkan lebih matang lagi mengenai rencana untuk menyekolahkan anak Anda keluar negeri, seberapa besar dampak baik yang diperoleh dibanding dengan dampak buruknya. Jangan lupa untuk meminta pertimbangan anak Anda, karena biar bagaimanapun merekalah yang menjalani kehidupan tersebut nantinya.

(photo: indolinkenglish.wordpress.com)